Friday, 29 March 2013

PILKADA LOMBOK TIMUR


 Pilkada di gumi Patuh Karya (Lombok Timur) dan Bumi Gora (Provinsi Nusa Tenggara Barat) sudah di ambang pintu yang tentunya sebentar lagi akan diadakan penentuan nasip masing-masing kandidat dan daerah. Sisi lain dari pilkada munculnya berbagai opini yang akan keluar dari berbagai kalangan baik praktisi samapai para dukun alias para normal bermunculan yang malah dipublikasikan di media cetak lokal mereka membuat prediksi sendiri siapa yang akan menjadi pemenang dalam pemilu kada nanti. Banyak mitos yang yang dikeluarkan dan menjadi isu untuk menggait pasangan. Entah mitos atau apa namanya  coba kita perhatikan.
Nomor Pasangan calon sesuai nomor urut  pendaftaran 
1. H. MOH.ALI BIN DAHLAN dan H. KHAIRUL WARISIN (AL-KHAIR
2. H. MUHAMMAD USMAN FAUZI dan H. MUHAMMAD IHWAN (MAFAN 
3. H. SUKIMAN AZMI dan H. SYAMSUL LUTFI ( SUFI)
4. H. ABDUL WAHAB dan Hj  LALE YAQUTUNNAFIS ( WALY)
 Nomor Pasangan Calon setelah mencabut nomor urut  pada hari senin, 25 Maret 2013 :
1. H. MOH. ALI BIN DAHLAN dan H. KHAIRUL WARISIN ( AL KHAIR ) 
2. H. ABDUL WAHAB danHj  LALE YAQUTUNNAFIS ( WALY)
3. H. SUKIMAN AZMI dan H. SYAMSUL LUTFI ( SUFI)
4. H. MUHAMMAD USMAN dan H. MUH. FAUZI IHWAN (MAFAN)
Jika diperhatikan yang mendapat nomor TETAP sejak mendaftar sampai pencabut nomor urut yakni No. 1 danNo. 3. Dimana bagi masyarakat Lombok Timur dua pasangan calon ini tidak asing lagi karena mereka adalah orang yang pernah memimpin lombok Timur dan sedang menjabat.No.1 pernah menjabat pada priode 2005-2009 dan no.3 yakni inkamben masih menjabat yakni H. SUKIMAN AZMI dan H. SYAMSUL LUTFI ( SUFI), dan yang mendapat nomor beda dari pendaftaran mereka yakni No.2 dan 4 adalah pendatang baru yang mencoba mengundi nasip untuk mendapatkan keberuntungan.
Ada selogan pemilu Lombok Timur yang penulis juga dapat SMS yang entah apa maksud tujuannya, isinya menyebut semua pasangan calon mengatakan “Orang yang sudah MAFAN kehidupannya dianjurkan untuk menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan dunia (SUFI) sehingga nantinya akan dianggakt derajatnya oleh Allah SWT menjadi WALY sehingga bisa menyerukan kepada masyarakat Lobok Timur sebuah kebaikan (AL-KHAIR)”.
Selanjutnya pada hari rabu, 27 Maret 2013 untuk Gubernur Nusa Tenggara Barat juga telah dilakukan pencabutan Nomor undi pasangan calon, yakini
1.     Pasangan TGB-Amin
2.    Pasangan  SJP-Johan
3.    Pasangan HARUM
4.    Pasangan ZUL-ICHSAN
Kita ketahui dalam PILKADA kali ini sudah bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa terjadinya perang politik satu Organisasi besar di Nusa tenggara Barat ini yang sudah terpecah 5 tahun yang lalu yakini Organisasi Nahdlatul Wathan (NW) menjadi dua bagian yakni NW Pancor(R_1)  dan NW Anjani (R_2).
R_1 Mengusung pasangan Calon Bupati paket No. 1 SUFI dan untuk Gubernur paket No. 3 TGB-AMIN dan untuk R_2 mengusung Bupati pasangan paket No. 2 WALY dan Gubenur pasangan paket  No. 3 HARUM.
Dari kalangan R_1 mencoba menggaet konstituen dengan mitos mendapat nomor antik paket pasangan calon yakni nomor 13 yang artinya untuk Gubernur 1 (TGB-Amin ) dan Bupati 3 (SUFI) jika disatukan menjadi 13. Dimana dimitoskan pemilihan nanti akan diadakan pada hari senin tanggal 13 mei 2013. Apakah ini akan menjadi keberuntungan paket dari R_1 ?
Dari kalangan R_2 tidak mau kalah dengan mengklaim dapat nomor antik juga dari pasangan paket calon yakni  nomor 5.gabungan dari angka 2+3=5 Yang artinya untuk gubernur 3 (HARUM ) dan Bupati No.2 ( WALY) dengan Mitos 3+2=5 Kita Sholat sehari semalam 5 waktu, rukun islam juga 5 dan bulan tempat pemilihan pada bulan ke-5 (Mei). Apakah ini juga akan menjadi keberuntungan paket dari  R_2 ?
Serta apakah calon dengan nomor 2 yang kebanyakan memenangkan pemilihan dibanyak tempat baik pilkades maupun pilkadus juga akan terjadi pada pemilu kada kali ini ? atau bisa saja calon yang tidak terlalu diperhitungkan malah itu yang akan mendulang suara. Ada juga yang beropini bahwa pemilihan kepala daerah kali ini bertepatan dengan tahun 2013, maka yang akan bersaing ketat tanggal 13 Mei 2013 mendatang baik Gubernur maupun Bupati calon yang bernomor urut 1  dan 3, Apakah ini benar juga? atau akan terjadi sebaliknya akan muncul orang-orang baru dari nomor urut 4.
Tapi bila kita kembali kemasa lalu tampuk kepemimpinan di Bupati di Lombok Timur sejak berdirinya tidak pernah dipimpin oleh bupati selama dua priode. Semua yang pernah memimpin hanya mampu satu priode saja,dan untuk Gubernur sejak dipegang oleh putra daerah tidak pernah pula dipimpin selama du priode yang walaupun mereka maju lagi mereka kalah dalam pilkada berikutnya kecuali pada waktu dipegang oleh orang luar pada masa gubernur warsito menjabat dua priode setelah itu tidak pernah sampai sekarang. Nah akankah mitos ini semua akan gugur ataukah sebaliknya pejabat baik gubernur maupun bupati yang kembali maju sekarang ini bisa mempertahankan jabatan mereka ataukah para pendatang baru yang akan unggul..? kita lihat saja nanti pada hari senin 13 Mei 2013.
Harapan masyarakat pada pemilu kali ini diharapkan siapapun terpilih nantinya bisa menjalankan amanah dan memenuhi janji-janji politik mereka sehingga bisa mewujudkan masyarakat lombok Timur yang makmur, adil dan sejahtera serta terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat tanpa melihat kelompok dan golongan. WALLAHUA’LAM

0 comments:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan dan bersifat membangun