Tuesday, 21 May 2013

SUKIMAN AZMY TERIMA HASIL PILKADA


Bupati Lotim, H.M. Sukiman Azmy yang turut menjadi kontestan pemilihan kepala daerah (pilkada) Bupati/Wakil Bupati Lotim priode 2013-2018 bersama wakilnya, H.M Syamsul Lutfi (SUFI) akhirnya menerima hasil pilkada yang memenagkan ALKHAER (H.Moch Ali Bin Dachlan-H.Khaerul Warisin)
Berdasarkan pleno terbuka rekapitulasi suara Bupati/Wakil Bupati lotim oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim yang berlangsung senin lalu (20/5), menyatakan perolehan suara tertinggi diraih oleh pasangan nomor urut 1 Alkhaer.
Kepada awak media, H.M. Sukian Azmiy selasa kemarin (21/5) di masbagik mengatakan telah menerima hasil pilkada, ini sesuai dengan komitmen semua calon di awal tahapan pilkada yang tertuang dalam pernyatan siap kalah siap menang pada saat pencabutan nomor dahulu.
Iapun mengucapkan selamat atas kemenang pasangan calon Bupati/Wakil Bupati sesuai hasil pleno KPU Lotim. masa kepemimpinan Bupati/Wakil Bupati priode 2013-2018 akan dimulai 31 agustus 2013 mendatang.
Seperti diketahui bahwa Alkhaer memenangkan pilkada Lotim dengan perolehan suara 44,28% dibanding Sufi yang hanya memperoleh 41,47% atau selisih 2,81 persen.
Sukiman Azmy menambahkan bahwa apapun yang terjadi, bahwa KPU telah menetapkan hasil untuk kemenangan Alkhaer. Bahwa Sufi bersama Tim sukses dan relawan telah bekerja optimal untuk dapat memimpin Lotim pada priode berikutnya dan melanjutkan pembangunan Lotim, namun upaya optimal itu ternyata berbuah lain dari apa yang diharapkan. Sehingga komitmen sebagi konsisten Pilkada yang siap menag dan siap kalah hasulah diteima.
Namun demikian, sesuai ketentuan yang berlaku, dikatakan bahwa kesempatan masih diberikan kepada para pihak yang mau menggunakan jalur hukum untuk menggugat akan hasil temuan dan penyimpangan dalam pilkada yang telah digelar 13 mei lalu itu. "Kita mau menginventalisir penyimpangan-penyimpangan itu dan team advokasi yang sudah kita bentuk jauh sebelumnya kini sedang bekerja, "jelasnya kepada wartawan saat ditemui dikantor camat Suela usai melakukan sidak ke pasar masbagik, siang kemarin.
Diperkirakan paling lambat kamis mendatan (besok), keberatan tersebut sudah diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Sebaliknya jika bukti ditemukan tidak kuat, maka Sufi tidak akan melayangkan gugatan ke MK. Untuk itu Tim advokasi Sufi memiliki waktu 3 hari untuk menyiapkan bukti-bukti gugatan untuk diserahkan ke MK. Radar Lombok

2 comments:

  1. Setiap kali berganti bupati selalu diikuti perombakan birokrasi, akhirnya korbannya pembangunan segala lini hampir bisa dipastikan macet, apalagi kalau akhirnya birokrasi dirombak karena balas jasa dan balas dendam !

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya inilah penomena dari negara demokrasi. tapi sepengetahuan saya salah satu dari persyaratan calon itu adalah mereka membat pernyataan siap melanjutkan pembangunan ataupun program kerja yang telah dilaksanakan dan diprogramkan oleh pemimpin sblomnya. Mudah2an itu dijalankan. Amin

      Delete

Berkomentarlah dengan bahasa yang sopan dan bersifat membangun